Senin, 21 April 2014

PDAM KABUPATEN BELU MENGALAMI KERUGIAN AKIBAT TUNGGAKAN REKENING AIR YANG BELUM DILUNASI KONSUMEN



RRI Atambua : Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Kabupaten Belu, dihadapkan pada persoalaan pembayaran gaji kepada karyawan PDAM Belu,  pembiayan tetap terhadap operasional teknis di lapangan terutama menyangkut perawatan pipa haikrik yang mengalami kerusakan akibabat pembakaran hutan dan tunggakan rekening air yang cukup besar belum dilunasi konsumen, sebagai faktor utama terhambatan PDAM Belu dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Kabupaten Belu, Lusianus Loko Rain, mengatakan sebagai upaya menutupi kerugian dan membayar gaji pegawai, PDAM Belu berusaha melakukan kerjasama dengan pihak ketiga melakukan pinjaman untuk menutupi kekurangan yang dihadapi. terhadap persoalan tersebut juga telah disampaikan kepada pemerintah daerah sejak tahun 2013, namun belum ada penyelasaiannya. 


Dari langkah antisipasi yang dilakukan  dalam jangka waktu tiga bulan pertama,  sudah mampu menekan persolan yang dihadapi terutama menyangkut pembayaran gaji pegawai dan biaya oprasional lapangan yang selama ini dihadapi oleh PDAM Belu. Namun kedepan sangat memgharapkan dukungan pemerintah daerah, untuk bersama – sama mencari jalan keluar yang terbaik, agar persoalan yang dihadapi PDAM Kabupaten Belu dapat segera terselesaikan.(Jhonex Wili/Tinus Boimau)